Jumat, 26 Maret 2021

Manfaat Membacakan Nyaring untuk Orang Tua

 



         

          Siapa bilang kalau Membacakan Nyaring itu hanya memberikan manfaat untuk anak saja? Ternyata Membacakan Nyaring juga memberikan manfaat bagi orang tua. Hal ini banyak yang tidak di sadari oleh para orang tua. Kira – kira apa ya manfaatnya? Yuk kita simak Manfaat Membacakan Nyaring untuk Orang Tua.

 

          Bounding dengan Anak

          Membacakan Nyaring hanya butuh waktu maksimal lima belas menit. Dan selama itu secara tidak langsung ada bounding yang terjadi antara orang tua dan anak. Saat Orang tua mulai berdekatan dengan anak dan membacakan buku, akan ada rasa aman dalam diri anak . Sehingga Bounding bisa terjalin dengan baik. Kenapa bisa terjalin denganb baik? Karena hanya ada orang tua, anak dan buku. Tanpa ada gangguan orang lain dan juga yang paling utama TANPA GADGET.


Baca juga : Manfaat Membacakan Nyaring untuk Anak

          Orang Tua belajar menjadi Guru Pertama Anak.

          Membacakan buku kepada anak, secara tidak langsung kita juga mengejarkan sesuatu kepada anak. Bila membacakan kepada ananda yang masih bayi, maka orang tua mengajarkan kata – kata baru. Bila membacakan buku untuk Batita , maka orang tua mengenalkan huruf huruf secara tidak langsung. Dan yang paling utama adalah mengajartkan anak tentang konsepo buku. Meskipun memang orang tua adalah madrasah pertama bagi anak. Tapi terkadang ada orang tua yang lupa mengenalkan tentang buku. Dengan Membacakan Nyaring, maka orang tua menjadi orang pertama yang mengenalkan buku kepada anaknya.

          Belajar Berkomunikasi dengan Anak.

          Ini hal yang menurut saya lumayan penting. Karena orang tua dipaksa untuk belajar membacakan sesuai dengan usia anak. Dan tentu mempengaruhi dalam komunikasi. Membacakan Nyaring terhadap bayi, Batita dan Balita tentu berbeda. Belajar tentang naik turunnya nada dalam membacakan Nyaring.  Meskipun kadang mungkin yang baru pertama kali melakukannya pasti merasa lebay ya. Tapi percaya dech terkadang menjadi lebay akan di kangenin sama anak kita saat Membacakan Nyaring.

          Orang Tua Belajar Meluangkan Waktu

          Pernah merasa bersama anak tapi tidak fokus karena sambil dengan pekerjaan lainnya          ataupun mungkin bahkan sambil nonton drtakor #eh. Membacakan Nyaring membuat kita sebagai orang tua benar – benar belajar untuk sabar dalam menemani anak dan belajar menghargai waktu. 15 menit bisa menjadi waktu yang sangat singkat untuk membacakan buku untuk anak tapi bisa juga menjadi waktu yang lama bila belum terbiasa.

          Semoga sharing sedikit ini bisa menjadi reminder bagi saya dan informasi yang baik untuk ayah ibu yang membaca. Postingan ini tidak ada maksud menggurui. Hanya ingin sedikit sharing betapa membacakan buku kepada Anak ini sangat amat banyak manfaatnya. Agar tidak ada lagi anak yang trauma akan buku atau malas belajar.

Senin, 22 Maret 2021

Manfaat Membacakan Nyaring bagi Anak

 



 

          Salah satu hal yang sering di tanyakan saat kampanye Membacakan Nyaring adalah Manfaat Membacakan Nyaring bagi Anak. Karena banyak orang tua yang beranggapan bahwa bayi belum saatnya kenal buku. Kasian bayi kalau harus belajar. Duh, bunda dan ayah, Membacakan Nyaring untuk bayi tentu beda persiapannya dengan membacakan nyaring untuk anak lima tahun. Tapi manfaatnya akan jauh – jauh lebih besar dan lebih cepat saat di kenalkan saat bayi. Kenapa? Karena saat saat bayi sel otak masih sangat berlimpah atau bisa kita sebut Golden Age. Itulah kenapa penting untuk menstimulus panca indera dan bentuk rangsangannya yang lain. Jadi kira – kira apa ya Manfaat membacakan Nyaring bagi Anak.

 

Manfaat Membacakan Nyaring bagi Anak

           

Manfaat Membacakan Nyaring


          Membangun Perkembangan Otak lebih Optimal

          Seperti yang sudah di sebutkan diatas bahwa usia golden age yaitu 0 – 24 bulan adalah masa – masa dimana sel otak masih berlimpah dan belum tersambung satu sama lain. Sehingga butuh rangsangan yang mana salah satunya adalah dengan membacakan Nyaring.


 

          Memperkenalkan dan Melatih kemampuan mendengar.

          Membacakan Nyaring dapat merangsang panca indera salah satunya adalah telinga. Bayi di latih untuk mendengarkan dan melatih untuk konsentrasi juga.

 


 

          Melatih Rentang Perhatian

          Salah satu alasan kenapa memilih buku untuk bayi harus narasinya sedikit, karena rentang perhatian bayi hanya sebentar. Sehingga  bila narasi terlalu banyak justru bayi akan mulai bosan.


 


          Memperkenalkan kata – kata yang jarang di ucapkan sehari – hari.

          Tidak bisa di pungkiri kadang kala dalam narasi buku memang ada kata – kata yang tidak biasa di ucapkan. Sehingga dengan sering membacakan buku kepada anak, anak pun akan menambah kosakata dalam alam bawah sadar. Dan ada masanya ketika kolam kata sudah penuh amaka akan tumpah dan menjadi sebuah gumaman terlebih dahulu pada anak. 

 


          Mengenalkan Konsep Buku

          Nah salah satu perbedaan anatara dongeng dan membacakan nyaring adalah adanya buku. Membacakan Nyaring wajib ada buku untuk dibacakan , karena selain untuk menambah kosa kata, Hakikatnya yang utama adalah mengenalkan tentang buku kepada anak. Jangan sampai anak mulai mengenal buku setelah akan masuk Sekolah Dasar. Tentu bila baru dikenalkan saat akan masuk Sekolah Dasar pasti akan membuat anak menjadi susah untuk belajar baca.

Baca juga : Review Buku Membacakan Nyaring

          Masih banyak sekali Manfaat Membacakan Nyaring untuk anak. Apalagi untuk bayi yang masih dalam masa Golden Age, tentu akan menjadi sesuatu yang luar biasa bila sudah terbiasa di bacakan buku sedari bayi. Kadang kita mengeluh kenapa anak ku ga bisa stop dari gadget? kenapa kok anakku kecanduan TV? Tanpa disadari justru kita orang tua yang sedari kecil tidak mau repot, sehingga cukuplah diberikan gadget dan TV agar anak anteng.

          Jadi parents, yuk kita sama – sama mulai introspeksi diri dan menanamkan kesadaran tentang Literasi Dini. Tidak ada yang tidak manfaat saat kita mengenalkan buku kepada anak. Jangan beranggapan bayi baru lahir hanya bisa tidur tidak perlu dibacakan buku. Justru saat bayi , alam bawah sadarnya akan bekerja dengan baik dan sel – sel dalam otaknya akan lebih cepat mencerna.

          Mudah – mudahan informasi ini bisa bermanfaat buat ayah – ibu semua. Semoga semakin banyak keluarga yang melek akan Literasi Anak.

Minggu, 22 November 2020

Review Buku Membacakan Nyaring

Membacakan Nyaring
Buku Membacakan Nyaring


            Kali ini saya mau sharing salah satu buku yang menjadi rujukan tentang Literasi Bayi. iya bayi pun bisa banget dikenalkan literasi sejak dini. Dan buku Membacakan Nyaring karya bu Roosie Setiawan ini Membahas tentang bagaimana caranya Mengasah Keterampilan Literasi Bayi 0 – 24 bulan. Jadi buat ayah ibu yang masih ragu tentang membacakan buku kepada anak – anak dari kecil, mungkin perlu baca review buku ini dan sapa tahu jadi tergerak untuk membeli.

Review Buku Membacakan Nyaring

 

                Judul Buku       : Membacakan Nyaring (Mengasah keterampilan Literasi bayi 0 – 24 Bulan)

            Pengarang       : Roosie Setiawan

            Penerbit          :Noura

            ISBN                 : 978-602-385-275-8

 

            Dulu sebelum baca buku Membacakan Nyaring, saya mengenalkan literasi ke Umar ya sekedar membacakan buku saja sejak dalam kandungan. Dan saat Umar lahir ya sudah di bacakan seperti biasa. itu pun agak telat karena saya baru memulai membacakan buku slagi setelah Umar usia Enam Bulan. Dan tentu saja karena waktu itu mulai merangkak, kadang banyak ga maunya. Rupa – rupanya saya salah cara dan strategi.

            Buku Membacakan Nyaring ini bukan sekedar mengasah literasi bayi, tapi juga memberikan banyak informasi tentang perkembangan bayi. Bahwa kegiatan bayi sendiri sebenarnya bisa melakukan tiga hal yaitu bercakap – cakap, bernyanyi dan membaca. Untuk keluarga muslim tentu saja bisa di tambahkan dengan Murottal.

            Jadi sebenarnya Membacakan Nyaring itu apa sech?

 

            Dikutip dari buku Membacakan Nyaring , Membacakan Nyaring sendiri memiliki arti kegiatan sederhana . Kita tinggal mengambil buku dan membacakannya dengan bersuara dan dilakukan secara rutin, setiap hari dan mendapatkan manfaatnya. Anak mau membaca, bisa membaca dan akhirnya gemar membaca.

            Selain membahas tentang manfaat dari Membacakan Nyaring, buku ini juga membahas tentang enam perkembangan bayi yang menjadi judul Bab di jelaskan juga rentang usianya. Enam tahap perkembangan literasi dini ini yaitu Tahap mendengar,mengamati, bergumam, berceloteh, membuat kata, dan mengucapkan kalimat.

            Setiap tahapan ini akan di jelaskan pula apa yang harus disiapkan orang tua dan juga cara dan tantangannya. Karena rentang usia yang berbeda, tentu saja penanganannya juga berbeda. Sehingga orang tua sudah siap untuk melakukan membacakan Nyaring. Plus di informasikan juga contoh buku yang sesuai dengan usia anak. dan masing – masing tahap berbeda di sesuaikan dengan usia dan rentang fokusnya.

            Banyak orang tua yang gagal mengenalkan literasi anak sedari dini, karena salah dalam memberikan buku. Misalnya anak usia delapan bulan di kasih buku yang materialnya kertas. Pasti lah habis di sobek – sobek.Coba lah untuk menyesuaikan dalam membeli bahan literasi anak dengan usianya. dan di Buku Membacakan Nyaring ini di bahas tuntas. Jadi, kalau misal beli buku anak yang narasinya sedikit kaya Nabiku Idolaku Balita jangan marah dulu ya buk, karena memang di sesuaikan untuk bayi di bawah satu tahun.




            Buku Membacakan Nyaring ini sebenarnya seperti intisari dari buku The Read – Aloud Handbook, cuman buku ini lebih ringkes dan salah satu kelebihannya adalah full color. Jadi buat ayah ibu yang kurang suka membaca, bisa betah untuk baca. Dan menurut saya buku Membacakan Nyaring ini salah satu buku yang bisa di baca sekali duduk sambil menikmati teh atau kopi. Karena bahasanya sangat mudah untuk dipahami.

            Jadi buat ayah ibu atau mungkin calon ayah ibu , buku ini sangat rekomen banget supaya kita bisa mengenalkan literasi sedini mungkin dengan benar. Dan semoga makin banyak anak – anak yang menyukai buku sejak kecil, sehingga meningkatkan literasi anak Indonesia.

            Semoga postingan ini bermanfaat ya. Oiya, Review Membacakan Nyaring ini juga sudah saya buatkan video youtube dan podcast. Sekarang boleh dong sharing pengalaman ayah ibu mengenalkan buku kepada anaknya? Dan buku apa yang di sukai anak – anak? boleh komen di bawah ya.

 

Kamis, 08 Oktober 2020

Tiga Jenis Olah Raga untuk Ibu Hamil

 



Tiga Jenis Olah Raga untuk ibu hamil ini, bisa menjadi alternatif para ibu hamil untuk mulai menggerakkan badan. Karena sebenarnya ibu hamil boleh lho ber olah raga, meskipun mungkin olah raganya juga terbatas. Tentu saat memilih olah raga juga harus melihat kondisi dari ibu hamil ya. Jika memang lemah dan harus bedrest makan tidak ada salahnya sejenak di atas kasur sampai kandungan mulai kuat. 


Tapi buat ibu hamil yang kondisi kandungannya sehat, jangan mager ya. Karena ada banyak manfaat olah raga untuk ibu hamil. Dan olah raga ibu hamil juga bisa dilakukan dengan mudah dan murah meriah. 


Jalan Kaki

Salah satu olah raga yang mungkin cukup mudah dan murah adalah jalan kaki di pagi hari. Kenapa pagi hari? Tentu karena oksigen masih sangat fresh. Apalagi bila berjalan kaki ditemani suami tercinta tentu menambah bounding bagi pasangan. Untuk. Durasinya tentu bisa di sesuailan dengan kondisi badan. Bagi mereka yang sudah terbiasa mungkin durasinya bisa lebih lama. Tapi inget ya bun, jangan terlalu memaksakan diri. Bila memang kaki mulai bengkak, maka olah raga ini bisa dilakukan seminggu tiga kali. 


Olah raga ini juga bisa dilakukan dengan sang kakak juga lho bun. Sehingga menimbulkan kedekatan lagi antara ibu,kakak dan calon adek. Tapi tentu harus di lihat kondisinya ya. 



Senam Hamil

Salah satu olah raga ibu hamil yang bisa membantu badan lebih nyaman adalah senam hamil. Saya sendiri dulu mengikuti senam hamil yang di laksanakan oleh puskesmas. Biasanya senam hamil ini bisa dilakukan bila usia kandungan sudah lebih dari 20 minggu. 


Ada beberapa gerakan yang bisa di praktekan di rumah. Terutama untuk meringankan pegal di pinggang saat usia kandungan makin besar. Makin banyak bidan atau klinik ibu dan anak yang membuka kelas senam hamil. Tentu senam hamil yang di awasi oleh nakes. Sehingga ibu hamil bisa nyaman dan juga tenang. 



Yoga Ibu Hamil


Yoga ibu hamil menjadi salah satu olah raga yang lumayan populer beberapa tahun terakhir. Olah raga ini bukan hanya sekedar untuk badan tapi juga membantu pernafasan ibu. Sehingga ibu hamil akan merasa rileks dan menyatu dengan badannya. Karena tidak bisa di pungkiri banyak ibu hamil yang mungkin gugup akan kehamilan pertamanya. Dan juga deg - degan menjelang melahirkan. 


Banyak banget yang merasakan manfaat dari yoga ibu hamil ini. Latihan pernafasan ini membantu saat gelombang cinta datang dan membuat rasa sakit bisa di minimalisir. Bahkan ada juga yang melahirkan normal tanpa harus ada jahitan karena sangat ibu yang tenang dan rileks. 


Ada juga beberapa tempat yoga ibu hamil yang mengikutsertakan suaminya untuk kegiatan yoga ibu hamil. Supaya ada bounding antara pasangan dan juga bayi dalam kandungan. Karena sesungguhnya ibu hamil itu butuh support dari sang ayah. 


Itu tadi tiga jenis olah raga untuk ibu hamil. Semoga bisa membantu teman - teman yang sekarang sedang hamil dan ingin ber olah raga. Karena sebenarnya ibu hamil dengan kondisi sehat justru harus banyak bergerak agar mendapatkan oksigen yang lebih baik. 


Buat teman - teman sendiri Adakah yang punya pengalaman olah raga di atas saat hamil? Sharing yuk di kolom komentar.


Rabu, 12 Agustus 2020

Tips Memilih Buku untuk Balita

 


Banyak banget orang tua yang kapok memberikan buku kepada balitanya atau bayi karena buku habis di sobek - sobek. Hayoo adalah yang mengalami hal yang sama?Apalagi ada juga yang malah marahin balitanya ya ☹️. Padahal bukan salah balitanya lho, mungkin ayah ibu yang salah memberikan kriteria buku untuk Balita. Nah kali ini mau bahas tentang Tips Memilih Buku untuk Balita


Material Buku

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih buku untuk Balita atau bayi adalah material buku. Pilih material buku yang aman untuk bayi. Kalo kertas ya pasti lah ya bakalan di sobek dengan suksesnya. 


Untuk bayi bisa menggunakan buku bantal yang ramah bayi. Atau buat bayi yang alergi dengan material buku bantal, bisa juga menggunakan material buku board book seperti Nabiku Idolaku Balita. 

Buku Balita


Board book ini lumayan aman juga untuk bayi karena susah di sobek dan juga kalo pun basah kena emut bayi bisa langsung di lap. 


Baca juga : Tips Agar Anak Suka Buku


Tidak Terlalu Besar


Agar Balita atau bayi bisa menggengam dengan nyaman. Ukuran yang sesuai juga bisa menjadikan buku barang favorit Balita karena mudah di bawa kemana saja. 



Ilustrasi Lebih Banyak di Bandingkan Narasi


Salah kaprah orang tua kadang lebih suka membelikan anak yang lebih banyak narasinya. Padahal ada alasan kenapa buku - buku untuk bayi atau Balita sangat sedikit narasinya dan cenderung berirama. Hal ini dikarenakan agar saat narasi tersebut di bacakan oleh orang tua akan masuk ke dalam alam bawah sadar dan terekam dalam bak kata anak. 


Buku balita


Narasi yang sedikit juga bisa membuat orang tua belajar untuk lebih kreatif dalam menceritakan isi buku. 


Kita bisa sekalian mengenalkan gambar yang ada dalam buku. 


Bahasa yang Sederhana


Tips Memilih Buku untuk Balita selanjutnya yaitu memilih buku dengan bahasa yang sederhana. Hal ini dilakukan karena balita masih dalam tahap mentransfer data yang dia dengar dan lihat ke dalam otak anak. 


Buku Balita


Sama halnya ketika kita berbicara dengan bayi atau Balita, maka kita di harapkan untuk menggunakan bahasa yang sederhana agar lebih mudah di pahami. 


Buku berwarna warni


Buku yang berwarna warni juga bisa menjadi salah satu cara orang tua untuk mengenalkan  warna kepada Balita. 


Biasanya untuk Buku Balita warna akan di sesuaikan dengan bendanya. Sehingga orang tua pun bisa lebih mudah mengenalkan benda - benda di sekitarnya. 


Mudah - mudahan Tips Memilih Buku untuk Balita ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat untuk para orang tua yang sedang mencari buku untuk balitanya. Karena mengenalkan buku kepada anak secara dini akan jauh lebih mudah. Dibandingkan mulai mengenalkannya saat mulai mengenal gadget.